7
Tips Menyewa Jasa Desainer Interior di Indonesia
Jika Anda tidak bekerja di
bidang kreatif, Anda mungkin tidak memiliki gambaran yang jelas tentang
bagaimana menata isi rumah Anda.
Lebih dari sekedar memberikan
saran tentang warna furnitur, seorang desainer interior akan menciptakan
ruangan yang harmonis dan memperhitungkan pencahayaan dan kegunaan dari suatu
ruang di rumah Anda.
Ketika Anda menyewa jasa
desainer interior, Anda akan menjalankan sebuah proyek kolaboratif, jadi
penting untuk Anda dan desainer interior yang Anda pilih untuk sama-sama
menyetujui beberapa hal penting sebelum mulai bekerja:
1. Ketahui Anggaran
Hal yang paling utama dan
terpenting, Anda harus memiliki anggaran yang wajar dan Anda pun wajib berterus
terang kepada desainer interior Anda. Alokasi sumber finansial yang tidak tepat
akan membuat proyek berjalan setengah-setengah dan menyebabkan permasalahan
dalam proses konstruksinya.
Jangan malu atau malah
merahasiakan anggaran Anda, hal ini akan membuat desainer interior menyarankan
sesuatu di luar ekspektasi Anda. Sampaikan pada desainer berapa banyak anggaran
yang Anda miliki, sehingga mereka bisa mengelola anggaran berdasarkan ide Anda
dalam proyek ini.
Namun, Anda juga harus
fleksibel. Mungkin ada beberapa biaya yang terlewatkan karena sulit untuk
menentukannya sebelum proyek dimulai, seperti biaya pembongkaran, biaya
kontaktor dan konsultan, dan biaya pengiriman (jika Anda memesan furnitur dari
luar negeri).
2. Kenali Gaya
Cara terbaik untuk menjelaskan
apa yang Anda inginkan adalah Anda harus melakukan browsing foto yang
setidaknya memberikan gambaran mengenai gaya dan selera Anda. Namun jangan
berharap desainer akan langsung tanggap dengan apa yang Anda mau jika Anda
hanya mengatakan “Saya suka interior bergaya Bali”, atau “Zen style”, ataupun
“Retro style”, karena hal ini dapat menyebabkan salah interpretasi.
Foto-foto yang Anda kumpulkan
dapat diolah menjadi sebuah mood board yang akan memberikan desainer pemahaman
tentang tema yang Anda sukai. Situs seperti Houzz.com dan Pinterest.com
merupakan sumber berharga untuk Anda yang menyukai desain. Tuangkan juga
ide-ide Anda di dalam scrapbook dan identifikasi bagian apa saja yang paling
Anda suka dan juga alasannya. Jangan lupa juga untuk memasukkan foto hal-hal
yang tidak Anda sukai. Diskusikan ide tersebut dengan desainer dan lihat
bagaimana hal itu dapat membantu desainer menjalankan proyek renovasi interior
rumah Anda.
3. Kenali Fungsi Ruang
Menguasai fungsi dari sebuah
ruangan akan membantu Anda menjelaskan kepada desainer tentang apa yang Anda
lakukan, berapa banyak orang yang tinggal di rumah, apa saja hobi Anda, dan
rutinitas sehari-hari di rumah. Detail seperti itu akan membantu desainer
interior Anda untuk menciptakan ruangan yang efisien dan berguna. Lagipula, mengapa
membuat ruangan yang cantik dan mewah seperti yang terlihat di sampul majalah
jika ruangan tersebut tidak memiliki tujuan yang bermanfaat?
4. Minta Rekomendasi
Setiap desainer interior
memiliki style yang berbeda. Beberapa desainer lebih memilih menggunakan baja
dan semen untuk menciptakan tampilan industry look, dan beberapa desainer
lainnya memilih untuk menggunakan kayu dan perabot vintage. Lihatlah portfolio
mereka untuk memastikan gaya mereka cocok dengan ide Anda. Selain itu, Anda
juga dapat mengecek apakah ada orang lain yang sudah menyewa jasa mereka
sebelumnya. Anda dapat melihat banyak desainer interior di Indonesia yang
direkomendasikan pada situs Sejasa.com.
Jika Anda hanya memiliki
sedikit waktu, Sejasa.com juga dapat menyarankan desainer interior untuk Anda,
dan kami akan meminta mereka untuk mengirimkan Anda penawaran.
5. Perhatikan Rencana
Menghabiskan lebih banyak
waktu dalam membuat perencanaan akan mengurangi waktu untuk bekerja. Oleh
karena itu, dalam hal perencanaan desain interior, ada beberapa tahapan yang
harus dilalui:
Desainer interior Anda bisa
memberikan tampilan 3D yang menampilkan kain, warna dan furnitur yang akan
digunakan oleh mereka. Ini adalah kesempatan pertama Anda untuk melihat apakah
visi mereka cocok dengan selera Anda.
Desain skematik yang merupakan
sebuah perencanaan detail yang meliputi pengukuran penuh) disusun untuk
mengidentifikasi masalah dan inefisiensi dan menciptakan ruang untuk area yang
terabaikan. Cobalah untuk tidak terburu-buru dalam menggambar desain skematik
karena layout desain yang digambar dengan baik akan menghasilkan proyek yang
produktif.
Desain rencana pembangunan
adalah di mana desainer interior dapat melihat gambaran terakhir pekerjaannya.
Desain ini biasanya memerlukan waktu sekitar delapan minggu. Oleh karena itu,
desain rencana pembangunan ini harus dikerjakan di awal sehingga proyek Anda
berjalan sesuai waktu.
6. Perjelas Tugas dan Tanggung
Jawab
Sebelum proyek benar-benar
berjalan, penting untuk menerangkan apakah desainer interior sudah menjalankan
tanggung jawabnya untuk memenuhi batas waktu pengiriman barang. Apakah Anda
akan bertanya kepada desainer untuk menggunakan jasa kontraktor yang Anda
pilih? Atau membiarkan mereka merekrut kontraktor sendiri? Apakah mereka hanya
menyediakan konsultasi desain, atau mereka juga bisa menjadi manajer proyek?
Sebagai contoh, untuk
menghemat biaya, Anda dapat melakukan riset furnitur di IKEA dan membelinya
disana.
Pastikan tugas yang telah
dijelaskan oleh Anda dapat dimengerti oleh desainer interior. Selain itu,
kontraktor dan desainer pun juga harus saling menghargai peran dan tanggung
jawab masing-masing. Menjelaskan lingkup pekerjaan secara jelas dibutuhkan agar
tidak ada kesalahpahaman. Anda juga harus memperjelas ruangan mana yang akan di
desain (sangat penting untuk Anda yang memiliki ruangan terbuka, dapur dan
ruang makan, tetapi untuk beberapa alasan, Anda tidak mau area tersebut di
desain ulang).
7. Terbuka pada Perubahan dan
Bersenang-senanglah!
Ada alasan tersendiri mengapa
Anda menyewa jasa desainer interior. Alasannya adalah Anda menginginkan opini
dari seorang yang profesional dan mengerti bagaimana mentransformasi ruang di
rumah Anda. Merancang ulang isi rumah Anda memerlukan waktu yang tidak singkat.
Oleh karena itu, nikmatilah setiap prosesnya dan tuangkan ide-ide kreatif Anda
kepada desainer interior dan biarkan mereka mengerjakan tugasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar